3 Biaya Kuliah Apoteker Per Semester 2024 : Negeri & Swasta

Biaya Kuliah Apoteker – Mungkin sebagian besar orang menganggap bahwa menjadi seorang apoteker terlihat sederhana. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya banyak orang hanya mengetahui bahwa seorang apoteker hanya menyediakan obat sesuai dengan resep yang telah diberikan oleh dokter kepada pasiennya.

Akan tetapi, ternyata pekerjaan tersebut cukup rumit karena seorang yang berprofesi sebagai apoteker harus mengetahui takaran dosis, jenis obat dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, tidak heran apabila seorang apoteker harus menempuh jenjang pendidikan khusus terlebih dahulu sebelum mulai bekerja.

Di Indonesia sendiri, saat ini sudah banyak perguruan tinggi yang menyediakan jenjang pendidikan kuliah untuk jurusan farmasi, bahkan profesi apoteker, entah itu perguruan tinggi swasta maupun negeri. Namun, tentunya setiap lembaga perguruan tinggi tersebut mempunyai ketentuan mengenai biaya atau uang pendidikannya.

Maka dari itu, apabila kalian bercita-cita menjadi seorang apoteker, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besaran biaya kuliahnya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai biaya kuliah jurusan apoteker di perguruan tinggi negeri ataupun swasta semua daerah di Indonesia.

Apa Itu Profesi Apoteker?

Sebelum pembahasan poin utama mengenai biaya kuliah apoteker lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Secara garis besarnya, apoteker merupakan seorang lulusan sarjana farmasi yang sudah lulus ujian kompetensi apoteker serta mengucap sumpah jabatan sebagai apoteker.

Dimana bidang pekerjaan tersebut tentunya membutuhkan dukungan ilmu kesehatan dan kimia. Salah satu tugas sebagai seorang yang menjalani profesi sebagai apoteker yaitu bekerja di rumah sakit ataupun komunitas untuk memberikan obat sesuai dengan resep dokter dan memastikan efektivitas hingga keamanan dari penggunaannya.

Tugas Apoteker

Tidak hanya mengetahui seputar pengertiannya saja, namun sebagai seorang yang bercita-cita menjadi apoteker juga pastinya wajib mengetahui sejumlah tugas dan tanggung jawab atas pekerjaannya. Adapun sejumlah tugas dan tanggung jawab yang harus diemban oleh seorang apoteker tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • Memberikan obat kepada para pasien sesuai dengan resep dokter.
  • Memastikan tidak terjadi interaksi obat.
  • Meracik obat.
  • Berkolaborasi dengan profesional tenaga kesehatan lainnya guna merencanakan serta mengevaluasi efektivitas suatu obat terhadap pasien.
  • Memastikan apotek mematuhi peraturan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah terkait penjualan obat-obatan.
  • Menawarkan saran klinik hingga obat-obatan yang dijual bebas untuk beberapa jenis penyakit ringan seperti batuk, pilek hingga sakit tenggorokan.
  • Memastikan bahwa pasien mendapatkan bantuan kesehatan yang tepat.

Sistem Kuliah Apoteker

Sistem Kuliah Apoteker

Selain harus mengetahui besaran biaya kuliah apoteker, pastinya kalian juga harus memahami deskripsi atau sistem pendidikannya. Perlu diketahui, program pendidikan profesi apoteker merupakan sebuah program pendidikan profesi sesuai mengakhiri program sarjana (S1) guna mendapatkan keahlian dengan sebutan apoteker ataupun farmasi.

Dimana lulusan jurusan apoteker sendiri sebenarnya mempunyai lapangan kerja signifikan, entah itu pada sektor pemerintah atau swasta yang bergerak dalam bidang pendidikan, penelitian hingga industri yang berkaitan dengan bidang ilmu kefarmasian maupun kesehatan. Pada intinya, program pendidikan profesi apoteker menjadi salah satu program pendidikan pasca strata satu (S1).

Berbicara mengenai sistem kuliah apoteker pada jurusan farmasi, sebenarnya terdapat dua jenis mata kuliah, yaitu praktikum dan teori. Pada umumnya jam kuliah praktikum lebih banyak dibandingkan teori, bahkan bisa dikatakan sebesar 30 : 70 apabila digambarkan dalam bentuk persentase. Tujuannya yaitu supaya lulusannya dapat lebih kreatif dan terampil pada saat mengakhiri pendidikan selama kuliah.

Untuk teori, seorang mahasiswa kuliah jurusan apoteker harus menghafal dan memahami konsep dasar. Sejumlah mata kuliah tertentu memang membutuhkan otak kuat untuk mengingat berbagai macam bahasa kedokteran, salah satunya yaitu mengingat nama-nama latin tanaman obat. Selain itu, mahasiswa juga akan dilatih bagaimana tata cara penulisannya.

Dengan kata lain, kalian harus mengetahui konsep dasar seperti kaitan antara sistem kerja organ tubuh dana mekanisme obat yang mampu mempengaruhinya. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya jenis obat apapun yang dikonsumsi oleh seseorang pastinya memberikan efek samping kepada tubuhnya, meskipun dosisnya sedikit.

Biaya Kuliah Apoteker

Setelah mengetahui sekilas pengertian, tugas dan tanggung jawab hingga sistem kuliah jurusan apoteker, selanjutnya kalian juga harus mengerti berapa besar biaya atau uang pendidikannya. Secara umum, biaya kuliah jurusan atau program studi apoteker terbilang cukup kompetitif. Jika digabungkan secara keseluruhan, maka anggaran biaya yang bisa dihabiskan tidak lebih dari Rp 20.000.000.

Memang benar bahwa besaran biaya kuliah apoteker terbilang sedikit lebih mahal apabila dibandingkan dengan biaya kuliah jurusan tata boga. Misalkan kalian berminat menempuh jenjang pendidikan kuliah apoteker di Universitas Indonesia, maka kalian bisa melunasi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) program pendidikan profesi apoteker sekitar Rp 11.000.000.

Selain itu, terdapat juga beberapa komponen lainnya yang harus diperhatikan, seperti Dana Pembangunan (DP) yang harus dibayarkan pada saat awal masuk kuliah sebesar Rp 5.000.000. Namun, kami ingatkan sekali lagi bahwa besaran biaya kuliah jurusan apoteker sendiri biasanya bisa berbeda di beberapa perguruan tinggi, entah itu perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa saat ini besaran uang kuliah dalam menempuh pendidikan menjadi seorang apoteker sebenarnya bisa berbeda di sejumlah wilayah ataupun perguruan tinggi. Dimana besaran biaya kuliah tersebut biasanya dipengaruhi oleh tingkat akreditasi hingga kelengkapan fasilitas kampus.

Demikian sekiranya penjelasan dari Biayatarif seputar biaya kuliah apoteker di perguruan tinggi negeri dan swasta dilengkapi dengan tugas hingga tanggung jawab beserta sistem pendidikannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak melanjutkan jenjang pendidikan di dalam dunia farmasi dan apoteker.

Sumber gambar : clinicasanpablo.mx

Tinggalkan komentar