Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

2 Biaya Suntik Meningitis 2022 : Syarat, Prosedur & Efek Samping

Biaya Suntik Meningitis

Biaya Suntik Meningitis – Sebagaimana diketahui, Vaksinasi atau suntik meningitis ialah sebuah vaksin perlindungan dari penyakit meningitis meningokokus. Dimana di Indonesia sendiri vaksinasi tersebut wajib dilakukan oleh seseorang yang terdaftar sebagai calon jemaah haji dan umrah karena aturan dari Saudi.

Meningitis atau meningitis meningokokus ialah infeksi pada selaput di sekitar otak serta saraf tulang belakang yang disebabkan oleh virus. Penyakit tersebut memiliki sifat menular sehingga jika tidak segera diobati maka bisa menyebabkan kecacatan, bahkan lebih parahnya lagi menyebabkan kematian.

Untungnya, saat ini suntik meningitis sudah bisa dilakukan di berbagai macam tempat pelayanan kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Akan tetapi, pastinya terdapat sebuah ketentuan tarif atau harga yang harus dibayarkan ketika seseorang menjalani suntik meningitis.

Maka dari itu, jika kalian berencana melakukan vaksinasi meningitis ketika hendak menjalani ibadah haji, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besar biayanya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap besaran biaya suntik meningitis dilengkapi syarat hingga prosedurnya.

Gejala Awal Meningitis

Sebelum pembahasan poin utama mengenai biaya suntik meningitis berlanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa saja gejala atau indikasi awal kemunculan penyakit tersebut. Adapun beberapa gejala awal penyakit meningitis diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

Kesehatan
  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Leher terasa kaku.
  • Sulit fokus.
  • Mual dan muntah.
  • Pegal-pegal.
  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Ruam pada kulit.
  • Kelelahan.

Alasan Suntik Meningitis

Seperti dijelaskan sebelumnya, suntik meningitis biasanya wajib dilakukan oleh seseorang yang hendak menunaikan ibadah haji atau umrah. Selain itu, sebenarnya terdapat beberapa faktor penting mengapa seseorang perlu menjalani suntik meningitis.

Daripada penasaran, berikut adalah daftar beberapa orang yang dianjurkan menjalani suntik ataupun vaksin meningitis.

  • Seseorang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri terutama di wilayah endemik meningitis, umrah serta ibadah haji.
  • Seseorang ingin ke luar negeri ataupun menghadiri kegiatan bertaraf internasional dalam jangka waktu lama.
  • Seseorang tinggal satu atap dengan penderita meningitis.
  • Kelompok lain seperti anak-anak, pekerja medis, penderita gangguan kekebalan tubuh hingga pengidap kerusakan limpa.
  • Seseorang memiliki jenis gangguan langka tertentu (complement component deficiency).
  • Seseorang pengonsumsi obat Soliris.
  • Seseorang pernah mengalami meningitis sebelumnya.
  • Seseorang bekerja di laboratorium yang secara langsung bersinggungan dengan bakteri Neisseria meningitidis.

Syarat Suntik Meningitis

Selain harus mempersiapkan anggaran biaya, kalian juga perlu mempersiapkan sejumlah syarat dan ketentuan lainnya seperti dokumen identitas ketika hendak menjalani suntik meningitis. Dimana dokumen-dokumen atau berkas-berkas tersebut nantinya dijadikan sebagai faktor pendukung saat seseorang menjalani suntik meningitis. Agar lebih jelasnya, di bawah ini adalah syarat suntik meningitis.

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi paspor.
  • Mengisi formulir permohonan vaksinasi meningitis.
  • Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar.

Prosedur Suntik Meningitis

Prosedur Suntik Meningitis

Setelah semua syarat dan ketentuan suntik meningitis terpenuhi, maka langkah selanjutnya yaitu tinggal mencari tahu bagaimana tata cara atau prosedur pelaksanaannya. Di atas sudah dijelaskan bahwa suntik meningitis sudah bisa dilakukan di berbagai macam tempat pelayanan kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Namun, umumnya suntik meningitis dilakukan oleh seseorang yang ingin melakukan perjalanan jauh ke luar negeri seperti haji atau umrah sehingga kebanyakan dari mereka melakukannya di KKP. Oleh sebab itu, berikut kami jelaskan bagaimana prosedur suntik meningitis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

  1. Kunjungi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) daerah setempat.
  2. Setelah sampai, silahkan ambil nomor antrean.
  3. Isi semua formulir permohonan vaksin atau suntik meningitis.
  4. Kemudian serahkan formulir permohonan tersebut ke petugas bersamaan dengan syarat dokumennya.
  5. Tunggulah beberapa saat selama petugas memproses data diri kalian.
  6. Khusus bagi pasien wanita produktif, mereka biasanya perlu melakukan tes urine.
  7. Apabila nama dipanggil oleh petugas, silahkan masuk ke dalam ruang vaksin untuk menjalani suntik meningitis.

Umumnya suntik meningitis dianjurkan untuk dilakukan kurang lebih sekitar 2 sampai 4 minggu sebelum keberangkatan. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya kekebalan vaksin meningitis hanya akan bereaksi setelah 2 minggu setelah penyuntikkan dan mampu bertahan selama 2 tahun.

Biaya Suntik Meningitis

Seperti halnya biaya imunisasi di puskesmas, besaran biaya suntik meningitis juga sebenarnya sudah ditetapkan sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP 21 Tahun 2013. Dimana besaran biaya suntik meningitis di puskesmas, rumah sakit atau Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sendiri yaitu sekitar Rp 305.000.

Akan tetapi, khusus pasien wanita produktif, mereka akan dikenai biaya tambahan sebesar Rp 25.000 karena akan menjalani tes urine atau kencing. Pada intinya, besaran biaya suntik meningitis di sejumlah daerah akan sama, karena memang sebenarnya ketentuannya sudah diatur di dalam peraturan pemerintah Indonesia.

Pengecualian Suntik Meningitis

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai biaya suntik meningitis dilengkapi dengan syarat hingga prosedur pelaksanaannya. Perlu diketahui, meskipun suntik atau vaksin meningitis sangat dianjurkan bagi seseorang ketika hendak melakukan perjalanan jauh, namun ternyata masih ada beberapa pengecualian.

Adapun beberapa pengecualian peserta yang tidak perlu menjalani suntik meningitis ketika hendak melakukan perjalanan jauh bertaraf internasional dalam kurun waktu cukup lama diantaranya yaitu seperti berikut ini.

  • Peserta ibu hamil karena dapat mengakibatkan kecacatan hingga kematian janin.
  • Peserta pengidap gangguan sistem saraf.
  • Peserta penderita alergi parah.
  • Peserta mengalami sakit sehingga suntik meningitis bisa ditunda sampai sembuh.

Efek Samping Suntik Meningitis

Meskipun suntik meningitis di puskesmas, rumah sakit ataupun KKP merupakan prosedur aman dilakukan, namun tetap saja bahwa kegiatan tersebut mampu menimbulkan risiko atau efek samping kepada para pasiennya. Nah, sebagai bahan pertimbangan, di bawah ini akan kami jelaskan sejumlah efek samping suntik meningitis.

  • Muncul kemerahan di area bekas suntikan.
  • Bengkak di area bekas suntikan.
  • Terasa nyeri di area bekas suntikan.
  • Mengalami sakit kepala.
  • Kesulitan bernapas.
  • Detak jantung cepat atau jantung berdebar-debar.
  • Mual seta muntah.
  • Nyeri otot.
  • Kelelahan.
  • Diare.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa saat ini suntik meningitis sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh seseorang ketika mereka hendak melakukan perjalanan jauh ke luar negeri dalam jangka waktu cukup lama. Untuk besaran biayanya sendiri sebenarnya sama untuk setiap daerah, karena sudah diatur secara resmi oleh pemerintah Indonesia.

Demikian sekiranya penjelasan dari Biayatarif seputar biaya suntik meningitis di puskesmas, rumah sakit hingga KKP dilengkapi dengan syarat beserta prosedur pelaksanaannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin menjalani suntik ataupun vaksinasi meningitis.

Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.