Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Biaya Agen JNE

Biaya Agen JNE

Biaya Agen JNE – Membuka usaha dengan cara menjadi agen jasa ekspedisi seperti JNE saat ini sangatlah menggiurkan. Terlebih lagi jika kalian memiliki aset berupa bangunan entah itu rumah ataupun gedung yang sudah tidak dipakai sehingga meminimalisir modal ketika hendak menjadi agen JNE.

Perlu diketahui, JNE menjadi salah satu jenis penyedia jasa layanan ekspedisi yang kini telah memiliki sangat banyak pelanggan setia, entah itu di kota-kota besar ataupun kecil. Hal tersebut bukan tanpa asalan, pasalnya JNE dinilai mampu menepati janjinya seperti saat pengiriman barang pelanggan tepat pada waktunya.

Banyaknya masyarakat yang hendak mengirim paket lewat JNE menjadi alasan utama mengapa membuka usaha menjadi agen JNE berpotensi mendatangkan banyak keuntungan. Namun, untuk menjadi agen JNE tentunya harus melengkapi dokumen persyaratan serta mempersiapkan dana karena proses pengajuannya akan dikenakan biaya atau tarif.

Oleh sebab itu, sebelum melakukan permohonan pengajuan menjadi agen di JNE, alangkah baiknya ketahui terlebih dahulu berapa besar biaya layanannya serta apa saja syarat-syaratnya. Nah, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai biaya agen JNE beserta syarat dan tata cara pengajuannya, baik itu perorangan maupun badan usaha.

Syarat Menjadi Agen JNE

Syarat Menjadi Agen JNE

Tidak jauh berbeda seperti pada saat menjadi AGEN GAS ELPIJI, pengajuan menjadi agen JNE juga diharuskan mematuhi semua syarat dan ketentuan. Untuk lebih jelasnya, perhatikan baik-baik syarat pengajuan menjadi agen JNE agar disetujui oleh perusahaan JNE pusat.

Syarat Kelengkapan Administrasi

  • Mengisi formulir aplikasi pendaftaran Sales Counter Registration Form (SCRF).
  • Fotokopi KTP pemohon.
  • Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir.
  • Fotokopi kepemilikan tempat lokasi usaha.
  • Fotokopi SKDU (Surat Keterangan Domisili Usaha) dari aparat setempat.
  • Fotokopi bukti atas pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) kios atau counter.
  • Pas foto 4×6 berwarna pemohon (latar belakang merah).
  • Foto serta denah letak calon lokasi usaha (tampak luar dan dalam).
  • Menyetujui perjanjian MOU awal yang umummnya berlaku selama 3 bulan pertama (masa percobaan).
  • Mempersiapkan dana untuk biaya pendaftaran serta uang jaminan.

Syarat Lokasi Agen

  • Jarak minimal dengan lokasi agen JNE lainnya yaitu radius 1 kilometer.
  • Pada satu lokasi tidak diperbolehkan terdapat lebih dari satu agen dengan kepemilikan berbeda.
  • Ukuran ruangan minimal 3×4 meter atau seluas 12 meter persegi.
  • Bangunan berupa kios atau ruko permanen, berlantaikan keramik dan memiliki fasilitas pendingin udara seperti AC.
  • Lokasi kios agen JNE harus strategis.
  • Kapasitas jaringan listrik minimal 1300 watt.

Syarat Perlengkapan Kerja

  • Tersedia jaringan ISP (Internet Service Provider) minimal 1 Mbps.
  • Minimal memiliki dua unit komputer.
  • Mempunyai jaringan komunikasi yang aktif.
  • Memiliki Printer Laser Jet.
  • Memiliki timbangan.
  • Keranjang sortir plastik berukuran panjang 68 cm, lebar 48 cm dan tinggi 40 cm sebanyak 4 buah berwarna biru.
  • Seperangkat alat tulis hingga peralatan kerja kantor.

Syarat Perlengkapan Agen

  • Papan merek berupa neon box.
  • Fascia sign berupa spanduk.
  • Backdrop logo JNE timbul.
  • Seragam karyawan agen counter mitra JNE minimal dua buah.
  • Plastik flyer kiriman berwarna bening dan merah.
  • Stiker marketing serta label layanan.

Cara Menjadi Agen JNE

Cara Menjadi Agen JNE

Jika dirasa sudah memnuhi semua persyaratan pengajuan menjadi agen JNE, selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana tata cara mengajukan permohonannya. Tata caranya yaitu melakukan pendaftaran ke kantor cabang utama JNE di wilayah domisili kalian.

Nantinya petugas atau customer service akan meminta kalian utnuk menyerahkan semua berkas administrasi, termasuk mengisi Sales Counter Registration Form (SCRF). Lalu pihak JNE nantinya akan melakukan survei ke calon lokasi kios agen dengan mempertimbangkan syarat lokasi, perlengkapan kerja hingga SDM (sumber daya manusia).

Jika semua tahapan survei dan verifikasi dokumen persyaratan dinyatakan lolos, maka langkah selanjutnya yaitu menyelesaikan urusan biaya administrasi pendaftaran. Selain itu, kalian juga akan diminta untuk menyerahkan uang jaminan atau deposit sebagai agen JNE.

Biaya Agen JNE

Biaya Agen JNE dan Modal Awal

Seperti dijelaskan di atas, apabila permohonan pengajuan menjadi agen JNE disetujui, selanjutnya kalian harus membayar biaya pendaftarannya serta menyetorkan uang jaminan atau deposit. Besaran biaya pendaftaran serta deposit menjadi agen JNE tersebut tentu berbeda-beda di setiap daerah.

Meskipun demikan besaran biaya pendaftarannya ini hampir sama dibeberapa wilayah, kalaupun berbeda itu saja tidak akan terlalu jauh. Nah, daripada penasaran berapa modal awal dan biaya agen JNE, berikut akan kami berikan kisarannya.

KeteranganBiaya
Biaya pendaftaran agen JNERp 2.000.000
Setoran uang jaminan (deposit)Rp 5.000.000
Sewa kios atau ruko per tahunRp 5.000.000 – Rp 10.000.000
Pembelian komputer serverRp 5.000.000
Pembelian komputer clientRp 3.000.000
Pembelian printer laser jetRp 1.000.000 – Rp 2.000.000
Pembelian perlengkapan kantorRp 1.000.000 – Rp 3.000.000
Pembelian kebutuhan bongkar muat barangRp 1.000.000 – Rp 2.000.000
Pembayaran tagihan listrik dan internet bulananRp 1.000.000
Gaji karyawan JNE per bulanRp 1.500.000

Jadi dari perhitungan di atas, maka modal awal dan biaya agen JNE dapat mencapai Rp 30.000.000. Tentunya kisaran modal awal tersebut dapat lebih besar apabila kalian memiliki karyawan lebih banyak ataupun biaya sewa kios agen per tahunnya lebih mahal.

Target Penjualan Agen JNE

Target Penjualan

Selain syarat dan biaya pendaftaran menjadi agen, pihak JNE juga menerapkan target penjualan selama tiga bulan pertama. Setiap kios atau counter agen memiliki target penjualan berbeda-beda serta ditentukan oleh lokasi kemitraan itu sendiri.

Di bawah ini adalah beberapa kategori target penjualan yang sudah ditetapkan oleh pihak JNE serta harus dipenuhi selama masa percobaan 3 bulan.

KategoriTarget Penjualan
KCU Grade ARp 50.000.000
KCU Grade BRp 10.000.000
KCU Grade CRp 10.000.000
KCU Grade DRp 2.000.000
KCU Grade ERp 2.000.000

Call Center JNE Pusat

Di atas sudah kami jelaskan secara lengkap mengenai syarat, cara pengajuan serta biaya agen JNE. Jika masih bingung, kalian juga bisa menanyakan secara langsung dengan cara menghubungi customer service JNE di beberapa contact center berikut ini.

  • Customer Care : (021) 2927 8888
  • Telepon : (021) 566 5262
  • Fax : (021) 567 1413
  • Email : customercare@jne.co.id
  • Twitter : @JNE_ID
  • Facebook : @JNEPusat
  • Website : https://www.jne.co.id/

FAQ

Bisakah mendaftar menjadi agen JNE secara online?

Saat ini pendaftaran menjadi agen JNE hanya bisa dilakukan dengan cara mendatangi kantor cabang utama JNE sesuai wilayah calon pendaftar.

Apakah uang jaminan dapat dikembalikan?

Uang jaminan akan secara otomatis dikembalikan apabila masa kontrak keagenan berakhir ataupun diakhiri oleh salah satu pihak.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa biaya untuk menjadi agen JNE dengan karyawan maksimal dua membutuhkan dana kurang lebih Rp 30 jutaan. Besaran dana tersebut sudah termasuk biaya pendaftaran, deposit hingga perlengkapan kios atau counter JNE.

Itulah sekiranya penjelasan seputar biaya agen JNE beserta syarat dan cara pengajuannya versi Biayatarif. Semoga informasi di atas bermanfaat serta dapat dijadikan bahan pertimbangan sebelum mengajukan permohonan menjadi agen mitra jasa ekspedisi JNE.

Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *