Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Biaya Operasi Batu Empedu

Biaya Operasi Batu Empedu

Biaya Operasi Batu Empedu – Sebagaimana diketahui, batu empedu merupakan sebuah endapan cairan empedu yang mengeras di dalam kandung empedu. Namun sayangnya hingga kini, pihak medis belum mengetahui secara pasti penyebab dari terbentuknya batu empedu pada seseorang.

Sebelumnya, penyakit bati empedu ditangani menggunakan operasi konvensional atau terbuka. Akan tetapi, saat ini batu empedu bisa diangkat ataupun dihilangkan menggunakan tindakan bedah invasi minimal atau biasa disebut dengan operasi batu empedu laparoskopi.

Untungnya, sebagian besar rumah sakit di Indonesia entah itu umum ataupun swasta sudah menyediakan pelayanan operasi batu empedu. Pastinya setiap rumah sakit tersebut juga memiliki ketentuan biaya sangat bervariasi, tergantung dengan tingkat keparahan penyakit, kesulitan hingga risiko operasinya.

Maka dari itu, jika diantara kalian berencana hendak menjalani operasi batu empedu di rumah sakit, sebaiknya ketahui terlebih dahulu berapa besar tarif atau harga jasa pelayanannya. Nah, kali ini kami akan membahas secara tuntas mengenai rincian biaya operasi batu empedu di seluruh rumah sakit Indonesia.

Apa Itu Operasi Batu Empedu?

Apa Itu Operasi Batu Empedu

Sebelum pembahasan mengenai biaya operasi batu empedu berlanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu pengertiannya. Operasi batu empedu atau kolesistektomi ialah prosedur operasi pengangkatan keseluruhan kantong empedu pada tubuh seseorang karena terdapat batu di dalamnya.

Dimana kantong empedu tersebut merupakan sebuah organ kecil terletak di perut kanan atas, tepatnya di bawah organ hati. Secara garis besar, kantong empedu memiliki peran untuk menyimpan cairan empedu yang telah diproduksi oleh organ hati.

Indikasi Operasi Batu Empedu

Indikasi Operasi Batu Empedu

Biasanya pada kasus tergolong ringan, penyakit batu empedu tidak menimbulkan gejala mengganggu, bahkan tidak memerlukan tindakan operasi. Sebab, dokter umumnya akan meresepkan obat penghancur batu empedu yang harus diminum secara rutin oleh penderita seperti chenodiol maupun ursodiol.

Di sisi lain, terdapat juga beberapa indikasi atau gejala lainnya sehingga mengharuskan seseorang harus menjalani operasi batu empedu. Adapun beberapa gejala ataupun indikasi seseorang membutuhkan operasi pengangkatan batu empedu tersebut diantaranya yaitu seperti berikut ini.

  • Divonis menderita penyakit empedu beserta komplikasinya.
  • Radang kantung empedu (kolesistitis).
  • Diskinesia bilier.
  • Choledocholithiasis.
  • Peradangan pankreas (pankreatitis).
  • Memiliki batu berukuran besar serta memenuhi ruang di dalam kantong empedu.
  • Kantong empedu tidak berfungsi semestinya serta menimbulkan rasa sakit.

Prosedur Operasi Batu Empedu

Prosedur Operasi

Selain harus mengetahui biaya operasi batu empedu, pasien juga diwajibkan mengerti bagaimana prosedur pelaksanaannya. Di dalam dunia medis, prosedur operasi batu empedu terbagi menjadi dua pilihan. Agar lebih jelasnya, simak saja pembahasan kedua prosedur operasi batu empedu tersebut di bawah ini.

Operasi Kolesistektomi Terbuka

Operasi kolesistektomi terbuka (open cholecystectomy) disarankan kepada pasien dengan masalah kantong empedu cukup parah, kelebihan berat badan, gangguan pendarahan ataupun sedang hamil tua. Operasi kolesistektomi terbuka dilakukan dengan cara menyayat perit pasien berukuran cukup besar sekitar 13 sampai 18 sentimeter.

Nantinya dokter membuat sayatan pada lapisan kulit pasien hingga menembus lemak serta otot sehingga memudahkan pengangkatan kantong empedu dari dalam tubuh. Kemudian tenaga medis memotong kandung empedu dari salurannya, mengangkat lalu menjepit semua salurannya yang berkaitan dengan kantung empedu.

Operasi Kolesistektomi dengan Laparoskopi

Sementara operasi kolesistektomi dengan lparoskopi (laparoscopic cholecystectomy) merupakan operasi batu empedu minim sayatan pada perut pasien. Melalui sayatan tersebut, dokter memasukkan alat laparoskopi berupa selang berkamera untuk mengambil gambaran kondisi kantung empedu.

Ketika alat laparoskopi sudah sampai di area kantung empedu, kemudian alat tersebut akan memotong sisi-sisi saluran empedu guna mengeluarkan batu di dalamnya. Apabila batu empedu di dalam tubuh dirasa sudah bersih dan hilang, saluran yang berhubungan dengan kantung empedu akan ditutup menggunakan lem ataupun clip khusus.

Biaya Operasi Batu Empedu

Rincian Biaya Operasi Batu Empedu

Seperti halnya BIAYA OPERASI USUS BUNTU, besaran biaya operasi batu empedu juga bisa berbeda di beberapa rumah sakit, baik itu di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Jogja dan lain sebagainya. Meskipun demikian, selisih perbedaan biaya operasi di rumah sakit tersebut sebenarnya tidak akan terlalu jauh.

Selain itu, besaran tarif operasi batu empedu di rumah sakit juga dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu bagi pasien umum atau pasien dengan BPJS. Daripada penasaran, langsung saja simak baik-baik rincian biaya operasi batu empedu di seluruh rumah sakit Indonesia berikut ini.

Pasien Umum

Bagi pasien umum, tarif jasa pelayanan operasi batu empedu di rumah sakit berada di kisaran Rp 15.000.000 hingga Rp 45.000.000. Perlu diingat, saran kami sebaiknya siapkan dana lainnya sebesar 20% – 30% dari besaran tersebut untuk berjaga-jaga apabila nantinya terjadi hal-hal di luar dugaan.

Pasien BPJS

Sementara bagi pasien BPJS Kesehatan, mereka tidak akan dikenai biaya sedikitpun alias gratis saat menjalani operasi batu empedu. Namun, dengan syarat pasien BPJS Kesehatan tersebut harus memenuhi semua syarat beserta ketentuan yang diberlakukan oleh pihak rumah sakit terkait.

Efek Samping Operasi Batu Empedu

Efek Samping Operasi Batu Empedu

Meskipun sebenarnya operasi batu empedu merupakan prosedur aman dilakukan, namun tidak menutup kemungkinan akan ada beberapa efek samping atau risiko kepada para pasiennya. Nah, di bawah ini adalah beberapa efek samping saat menjalani operasi batu empedu di rumah sakit.

  • Penggumpalan darah.
  • Infeksi.
  • Pendarahan.
  • Kebocoran empedu.
  • Cedera pada organ maupun jaringan di dekatnya.
  • Pembengkakan.
  • Kerusakan pembuluh darah.
  • Pneumonia.
  • Permasalahan jantung.

Tips Pemulihan Pascaoperasi

Tips Pemulihan Pascaoperasi

Di atas sudah dijelaskan secara rinci mengenai besaran biaya operasi batu empedu di seluruh rumah sakit dalam negeri. Selanjutnya di bawah ini juga akan kami berikan beberapa tips pemulihan setelah menjalani serangkaian prosedur batu empedu.

  • Selalu mencuci tangan menggunakan air dan sabun antibakteri saat hendak menyentuh luka maupun mengganti perban.
  • Sebelum luka sayatan di perut dilapisi oleh plastik ataupun plester anti air, sebaiknya jangan mandi terlebih dahulu.
  • Hindari menggunakan baju ketat atau berbahan kasar.
  • Hindari aktivitas-aktivitas berat selama luka operasi belum sembuh.

Kesimpulan

Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa besaran tarif atau harga jasa pelayanan operasi batu empedu bisa berbeda di beberapa rumah sakit. Tentunya perbedaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat kelengkapan peralatan medis, keparahan penyakit, kesulitan hingga risiko operasinya.

Demikian pembahasan terkait rincian biaya operasi batu empedu bagi pasien umum maupun BPJS dilengkapi prosedur pelaksanaannya versi Biayatarif. Semoga penjelasan di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak menjalani operasi batu empedu di rumah sakit terdekat.

Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *