Biaya Tes DNA di Puskesmas 2024 : Manfaat & Prosedur

Biaya Tes DNA di Puskesmas – Sebagian besar dari kalian pasti pernah mengetahui tentang istilah DNA. DNA(deoxyribonucleic acid) atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan asam deoksiribonukleat merupakan materi genetik pembawa informasi yang bisa diturunkan.

Sebagian besar orang mengaitkan tes DNA sebagai salah satu prosedur untuk memastikan anak kandung. Namun, sebenarnya tes DNA bisa dimanfaatkan lebih dari itu. Karena DNA ialah materi genetik yang menentukan semua proses di dalam tubuh, maka tes DNA mempunyai banyak sekali potensi pemeriksaan.

Tidak hanya di rumah sakit saja, sebenarnya tes DNA juga saat ini sudah dapat dilakukan di tempat Pusat Kesehatan Masyarakat atau puskesmas. Akan tetapi, setiap jasa pelayanan di puskesmas pastinya mempunyai ketentuan mengenai harga atau tarif administrasinya, termasuk kegiatan tes DNA.

Oleh sebab itu, jika kalian berencana melakukan tes DNA di puskesmas terdekat, ada baiknya pahami terlebih dahulu berapa besar biayanya. Nah, untuk membantunya kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap besaran biaya tes DNA di puskesmas untuk semua daerah dilengkapi prosedur pemeriksaannya.

Apa Itu Tes DNA?

Sebelum pembahasan utama mengenai biaya tes DNA di puskesmas berlanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertiannya. Seperti dijelaskan sebelumnya, tes DNA ialah sebuah istilah di dalam dunia kesehatan untuk serangkaian tes pada sampel kromosom, gen serta protein.

Dimana pemeriksaan tersebut dilakukan guna mengetahui perubahan dan kelainan dari komposisi gen seseorang. Dengan kata lain, melalui tes DNA ini seseorang dapat mengetahui garis keturunan keluarganya serta risiko penyakit tertentu di dalam tubuh.

Pada intinya, pemeriksaan DNA merupakan sebuah metode guna mengidentifikasi, menghimpun dan menginventarisasi file-file khas karakter tubuh seseorang. Bahkan saat ini tes DNA bisa digunakan untuk mengidentifikasi dengan akurasi hampir 100 persen karena sudah menggunakan teknologi modern.

Manfaat Tes DNA

Seperti sudah kami singgung sebelumnya, kebanyakan orang menganggap bahwa tes DNA digunakan hanya untuk membuktikan garis keturunan saja. Padahal sebenarnya tes DNA sendiri mempunyai banyak manfaat. Adapun beberapa manfaat tes DNA di puskesmas tersebut diantaranya yaitu seperti berikut ini.

1. Melacak Hubungan Kekerabatan

Tes DNA atau tes genetik bisa mengetahui susunan genetik sehingga bisa menjelaskan garis keturunan. Dari hasil tes tersebut dapat dilihat dari susunan genetik anak, kemudian nantinya dibandingkan dengan kedua orang tuanya. Apabila susunan DNA orang tua tersebut ada pada anak, berarti anak itu ialah anak kandung.

2. Mengetahui Kelainan Genetika

Manfaat tes DNA di puskesmas selanjutnya yaitu untuk mendiagnosis atau menyingkirkan kemungkinan kelainan genetika pada seseorang. Sebenarnya tes ini dapat dilakukan baik itu pada bayi ataupun orang dewasa dengan gejala kelainan genetik tertentu seperti sindrom down ataupun stone man’s disease.

3. Memantau Kondisi Bayi Baru Lahir

Tes DNA juga bisa dilakukan pada bayi baru lahir untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan genetika seperti gangguan metabolisme fenilketonuria. Dimana kondisi tersebut bisa menyebabkan lendir tubuh menjadi lengket sehingga menghambat sejumlah saluran di dalam tubuh, khususnya saluran pernapasan.

4. Tes Pra-implantasi dalam Prosedur Bayi Tabung

Kemudian tes pra-implantasi juga dapat dilakukan melalui pemeriksaan DNA. Sebagaimana diketahui, tes-implantasi dapat menjadi pilihan pasangan yang hendak menjalani program hamil melalui in vitro fertilization atau bayi tabung. Tujuan dilakukannya tes DNA ini yaitu untuk memantau apakah ada atau tidaknya gen abnormal pada embrio sebelum diletakkan pada rahim.

5. Mengidentifikasi Penyakit Bawaan

Tidak hanya bermanfaat sebagai diagnostik, tes DNA juga bisa dilakukan untuk memprediksi apakah seseorang dapat menderita penyakit sama karena latar belakang keluarganya. Jadi, tes DNA sangat berguna sebagai tes uji pembawa yang dimanfaatkan untuk mengidentifikasi seseorang dengan kondisi genetik tertentu.

6. Uji Forensik

Selain bisa digunakan untuk mengetahui identitas orang tua dari seorang anak, tes DNA juga dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi jasad atau bagian tubuh korban bencana atau musibah tertentu. Dimana uji forensik tersebut umumnya dilakukan untuk kepentingan hukum.

7. Perbaikan Gaya Hidup

Manfaat tes DNA terakhir yaitu untuk memperbaiki pola atau gaya hidup. Sebab, tes DNA berguna untuk mengetahui kecendurungan metabolisme tubuh yang berbahaya bagi kesehatan seseorang. Bahkan melalui tes DNA, seseorang dapat memahami jenis olahraga harian yang paling sesuai, risiko cedera serta irama sirkadian.

Prosedur Tes DNA di Puskesmas

Prosedur Tes DNA di Puskesmas

Selain harus mengetahui besaran biaya tes DNA di puskesmas, kalian juga pastinya harus mengerti bagaimana prosedur atau tahapan-tahapan pemeriksaannya. Daripada penasaran, langsung saja simak baik-baik prosedur tes DNA puskesmas di bawah ini, baik itu untuk bayi, anak-anak maupun orang dewasa.

1. Pengumpulan Sampel

Pertama-tama, petugas medis akan melakukan pengumpulan sampel tes DNA. Dimana sampel bisa berupa cairan tubuh ataupun rambut seseorang, sebab keduanya membawa DNA sehingga bisa dijadikan sebagai bahan uji.

2. Ekstraksi Sel

Kemudian tahap selanjutnya yaitu ekstraksi sel. Prosedur ini dilakukan dengan cara memecah embram sel. Biasanya ekstraksi sel dilakukan dengan cara menambahkan enzim ke dalam larutan mengandung sampel DNA.

3. Pemisahan DNA

Setelah ekstraksi sel selesai, maka selanjutnya yaitu tahap pemisahan DNA. Cara memisahkan DNA umumnya dilakukan melalui proses elektroforesis. Metode elektroforesis menggunakan medan listrik guna mengurutkan molekul dalam sampel DNA.

4. Penyalinan DNA

Tahap berikutnya yaitu penyalinan DNA. Dimana penyalinan DNA dilakukan melalui proses bernama PCR. Nantinya salinan DNA ini kemudian diuji untuk penanda genetik tubuh seseorang.

5. Pengujian DNA

Tindakan pengujian DNA dilakukan untuk menemukan penanda genetik sebagai proses pendeteksi hubungan. Hingga kini sebenarnya terdapat ribuan penanda genetik dalam DNA, akan tetapi sebuah tes DNA hanya melaporkan 15 sampai 21 penanda genetik spesifik yang bisa membuktikan hubungan genetik.

6. Pembandingan DNA

Tahap terakhir dalam prosedur tes DNA di puskesmas yaitu pembandingan. Dalam kasus pembandingan DNA ini komposisi genetik calon ayah dan ibu masing-masing harus cocok dengan setengah dari penanda genetik anak.

Biaya Tes DNA di Puskesmas

Perlu diketahui, tentunya besaran biaya tes DNA di puskesmas akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya cek golongan darah. Hal tersebut dikarenakan prosedur tes DNA harus melalui beberapa tahapan sehingga hasil pemeriksaannya juga akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama.

Umumnya, saat ini besaran biaya tes DNA di puskesmas berada di kisaran Rp 7.000.000 sampai Rp 8.000.000 per pemeriksaannya. Namun, perlu kalian ketahui bahwa tidak semua puskesmas di Indonesia sudah menyediakan fasilitas pemeriksaan DNA kepada para pasiennya.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya prosedur tes DNA membutuhkan adanya tenaga medis profesional serta peralatan medis modern yang tidak semua puskesmas di Indonesia memilikinya. Selain itu, prosedur tes DNA di puskesmas juga tidak akan pernah ditanggung oleh BPJS, mengingat pemeriksaan tersebut termasuk ke dalam kebutuhan pribadi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa besaran biaya tes DNA di puskesmas sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pemeriksaan di rumah sakit ataupun klinik swasta. Hanya saja, tidak semua rumah sakit di Indonesia menyediakan layanan tes DNA kepada para pasiennya.

Demikian sekiranya pembahasan dari Biayatarif seputar besaran biaya tes DNA di puskesmas dilengkapi dengan prosedur pelaksanaannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak melakukan tes DNA di puskesmas terdekat.

Tinggalkan komentar