7 Biaya Jahit Luka di Puskesmas 2024 : Manfaat, Indikasi & Prosedur

Biaya Jahit Luka di Puskesmas – Penutupan luka dengan cara menjahit kulit dikenal di kalangan praktek medis di Indonesia dengan istilah atau bahasa Belanda, yaitu Hechting dan bahasa Inggris adalah surgical suture. Dimana teknik penutupan luka dengan jahitan tersebut sudah mengalami perkembangan teknologi terkini dengan penyediaan materialnya.

Adapun beberapa jenis material yang kini seringkali digunakan sebagai bahan penjahitan luka diantaranya yaitu seperti benang sintetik, benang yang bisa di absorpsi tubuh, staples, tapes hingga bahan adhesif. Dengan pemilihan bahan serta teknik penjahitan yang tepat, maka proses penyembuhan luka pasien akan semakin optimal.

Untungnya, di Indonesia sendiri saat ini menjahit luka sudah dapat dilakukan di berbagai macam tempat pelayanan kesehatan, salah satunya yaitu di puskesmas. Akan tetapi, pastinya setiap puskesmas di seluruh wilayah Indonesia memiliki ketentuan mengenai tarif atau harga jasa jahit luka kepada pasiennya. Biasanya mereka mematok tarif dengan hitungan per jahitan.

Maka dari itu, apabila kalian berencana melakukan jahit luka di puskesmas terdekat, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu besaran biayanya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai biaya jahit luka di puskesmas dilengkapi dengan manfaat, indikasi hingga prosedur pelaksanaannya.

Manfaat Jahit Luka

Manfaat Jahit Luka

Sebelum membahas poin utama mengenai biaya jahit luka di puskesmas lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu apa saja manfaat kegiatan tersebut. Secara garis besarnya, tujuan utama jahit luka yaitu untuk merapatkan luka yang terbuka sehingga mampu mempercepat proses penyembuhannya.

Pasalnya, dengan merapatkan kembali jaringan kulit yang terputus, maka sel-sel darah juga nantinya akan membentuk bekuan darah yang diikuti dengan pembentukan jaringan kulit baru. Dimana proses ini akan mengurangi terjadinya pendarahan serta mempercepat penyembuhan luka terbuka.

Pada intinya, jahitan membuat luka tetap tertutup sehingga tidak ada kuman atau bakteri yang masuk ke dalam luka dan mengurangi terjadinya infeksi serta mencegah terbentuknya jaringan parut yang lebar. Maka dari itu, biasanya jahit luka di puskesmas sendiri harus dilakukan oleh dokter berpengalaman.

Kondisi Luka Membutuhkan Jahitan

Setelah mengetahui beberapa manfaat ataupun tujuan jahit luka, selanjutnya kalian juga harus mengerti alasan melakukan kegiatan dalam mengoptimalkan masa penyembuhan tersebut. Sebab, tidak semua jenis luka di tubuh seseorang dapat dijahit. Oleh sebab itu, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai beberapa kondisi seseorang membutuhkan jahitan pada lukanya.

  • Ukuran luka memiliki lebar atau kedalaman lebih dari 1,2 cm.
  • Pasien mengalami pendarahan yang terus mengalir dan tidak berhenti meskipun telah ditekan dalam 10 menit.
  • Lokasi luka berada di pertemuan sendi, terutama apabila luka terjadi ketika pasien menggerakkan sendi tersebut.
  • Jahitan juga dibutuhkan pada luka-luka yang terjadi di sekitar kemaluan dan wajah.
  • Jahit luka perlu dilakukan apabila seseorang mendapatkan luka karena gigitan binatang ataupun benda tajam berkarat.

Prosedur Jahit Luka di Puskesmas

Prosedur Jahit Luka di Puskesmas

Selain harus mengetahui besaran biaya jahit luka di puskesmas semua daerah, selanjutnya kalian juga harus mengerti bagaimana tata cara ataupun prosedur pelaksanaannya. Jika dibandingkan dengan proses cek golongan darah di puskesmas, maka prosedur jahit luka akan membutuhkan lebih banyak tahapan dan perhatian khusus dari dokter.

Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai prosedur jahit luka di puskesmas seluruh Indonesia, entah itu luka kecil maupun luka besar.

  1. Pertama-tama, dokter akan membersihkan luka pasien menggunakan larutan aseptik.
  2. Sebelum memulai penjahitan, dokter juga akan melakukan pembiusan lokal ataupun pembiusan umum, tergantung ukuran lukanya.
  3. Setelah itu, dokter mulai menjahit luka dengan benang sesuai dengan lokasi serta jenis luka pada tubuh pasien.
  4. Apabila luka tergolong cukup dalam, maka dilakukan dua kali penjahitan, yaitu penjahitan dalam dan luar.
  5. Apabila proses penjahitan selesai, langkah terakhir dokter melakukan penutupan luka menggunakan kasa obat yang kemudian ditutup menggunakan kain kasa steril lalu direkatkan dengan plester.

Biaya Jahit Luka di Puskesmas

Sebagai informasi tambahan, seperti halnya besaran biaya pasang IUD di puskesmas, tarif atau harga jasa jahit luka juga biasanya akan berbeda di sejumlah wilayah. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya terdapat beberapa faktor penting yang akan memengaruhi besaran biayanya, mulai dari jenis luka, tingkat keparahan, tingkat kerumitan hingga risiko penjahitan.

Meskipun demikian, selisih perbedaan biaya jahit luka di puskesmas seluruh wilayah Indonesia sendiri sebenarnya tidak akan terlalu jauh. Seperti sudah dijelaskan di atas, umumnya setiap puskesmas menentukan tarif jahit luka dengan hitungan per jahitan. Nah, agar lebih jelasnya, berikut adalah rincian biaya jahit luka di puskesmas semua daerah di Indonesia.

KeteranganBiaya
Jahit luka 1 sampai 3 jahitanRp 15.000
Jahit luka 4 sampai 10 jahitanRp 20.000
Jahit luka lebih dari 10 jahitanRp 30.000
Jahit telinga dawirRp 20.000
Lepas jahitan 1 sampai 5Rp 7.000
Lepas jahitan 5 sampai 10Rp 10.000
Lepas jahitan lebih dari 10Rp 20.000
Biaya jahit luka di puskesmas di atas dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Waktu Ideal Buka Jahitan Luka

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai biaya jahit luka di puskesmas dilengkapi dengan sejumlah tujuan hingga prosedur pelaksanaannya. Kemudian selanjutnya kalian juga sebenarnya harus mengerti kapan waktu ideal jahitan pada luka di tubuh seseorang dapat dibuka.

Biasanya untuk luka di tempat yang mengandung banyak pembuluh darah seperti kepala dan wajah, jahitan dapat dibuka setelah hari ke 5. Sedangkan untuk daerah lengan atas serta tubuh, umumnya dokter merekomendasikan pembukaan jahitan pada hari ke 7.

Nah, untuk luka pada daerah kaki pasien, jahitan baru akan dibuka setelah hari ke 10. Namun, perlu diingat bahwa waktu yang dibutuhkan untuk membuka jahitan lebih panjang dari biasanya, tergantung pada kondisi luka serta keadaan pasien tersebut. Sebaiknya pembukaan luka jahitan sendiri dilakukan oleh dokter ataupun petugas medis berpengalaman.

Kesimpulan

Demikian sekiranya penjelasan dari Biayatarif seputar biaya jahit luka di puskesmas untuk semua daerah di Indonesia dilengkapi dengan manfaat, indikasi, prosedur hingga waktu ideal membuka jahitannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak menjahit luka di puskesmas terdekat.

Tinggalkan komentar