Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

2 Biaya Service Power Steering 2022 : Hidrolik & Elektrik

Biaya Service Power Steering
Advertisements

Biaya Service Power Steering – Sebagaimana diketahui, power steering merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting untuk mobil-mobil keluaran terbaru. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab selain memberikan kenyamanan pengguna dalam berkendara, power steering juga bisa memberikan keamanan saat dalam perjalanan.

Pada intinya, power steering meringankan kerja pengemudi pada saat memutar setir sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak tenaga. Di Indonesia sendiri, saat ini terdapat dua jenis power steering yang populer digunakan pada mobil-mobil keluaran terbaru, yaitu hidrolik power steering (HPS) dan elektrik power steering (EPS).

Namun sayangnya, saat ini masih banyak pemilik atau pengemudi mobil yang mengabaikan kondisi power steering. Padahal jika komponen tersebut mengalami kerusakan, bukan hanya berkendara menjadi tidak nyaman saja, tetapi mereka juga harus rela mengeluarkan ongkos jasa service yang terbilang cukup mahal.

Advertisements

Maka dari itu, apabila kalian berencana melakukan service power steering ke bengkel spesialis terdekat, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu besaran biayanya. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara lengkap mengenai biaya service power steering untuk semua jenis mobil, entah itu di bengkel resmi ataupun umum.

Advertisements

Gejala Power Steering Bermasalah

Gejala Power Steering Bermasalah
Advertisements

Sebelum membahas poin utama mengenai biaya service atau perbaikan power steering mobil berlanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu beberapa gejala komponen tersebut mengalami permasalahan. Adapun beberapa gejala atau indikasi power steering bermasalah tersebut diantaranya yaitu seperti berikut ini.

  • Setir terasa menjadi lebih berat.
  • Setir menjadi tidak lurus.
  • Munculnya suara-suara aneh saat setir dibelokkan.
  • Tapak ban habis tidak rata.
  • Adanya kebocoran di ruang mesin.

Penyebab Power Steering Rusak

Penyebab Power Steering Rusak

Untuk menghindari permasalahan pada sistem power steering, sebaiknya pemilik kendaraan perlu melakukan pengecekan serta perawatan secara berkala. Sebab, rusaknya power steering dapat disebabkan oleh sejumlah hal. Agar lebih jelasnya, berikut adalah beberapa penyebab power steering rusak.

1. Power Steering Kurang Cairan

Sistem power steering akan berfungsi dengan baik jika terdapat cukup tekanan di bagian piston di dalam rack dan pinion. Maka dari itu, jumlah cairan yang kurang pastinya tidak akan memberikan dorongan maksimal terhadap piston, sehingga berpengaruh pada power steering menjadi lebih berat.

2. Power Steering Belt Kendor

Selain karena kurangnya cairan power steering, berat atau ringannya sistem tersebut juga bergantung pada sabuk atau belt. Dimana fungsi belt sendiri yaitu untuk memulai dan menghentikan proses putaran. Apabila belt power steering kendor atau putus, maka hal tersebut akan berpengaruh pada performanya.

3. Rack Kemudi Rusak

Penyebab power steering rusak selanjutnya yaitu karena adanya permasalahan pada rack (rak) kemudi. Rack kemudi sendiri merupakan sebuah bagian utama dari kemudi mobil yang umumnya bekerja sama dengan sistem power steering. Ketika rak kemudi rusak, maka pastinya akan lebih sulit untuk diarahkan.

4. Ban Kempis

Mungkin beberapa orang menganggap bahwa ban tidak ada hubungannya dengan power steering. Padahal jika kondisi ban mobil kurang angin atau kempis, maka secara otomatis kondisi roda kemudi menjadi lebih berat. Jadi, pada intinya hal ini bisa membuat power steering bekerja tidak maksimal.

Biaya Service Power Steering

Seperti sudah disinggung sebelumnya, saat ini mobil-mobil keluaran terbaru sudah menggunakan sistem power steering. Selain itu, power steering sendiri juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu hidrolik dan elektrik. Perlu diketahui, besaran biaya perbaikan atau service antara power steering hidrolik dan elektrik juga memiliki sedikit selisih perbedaan.

Untuk besaran tarif atau ongkos perbaikan power steering bermasalah sendiri sebenarnya lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya service shockbreaker mobil. Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap besaran biaya service power steering hidrolik dan elektrik untuk semua jenis mobil, entah itu di bengkel resmi ataupun umum.

1. Power Steering Hidrolik

Untuk besaran biaya service power steering hidrolik seperti ganti sil, biasanya bengkel akan mematok harga mulai dari Rp 150.000 sampai Rp 450.000, tergantung tipe kendaraannya. Sementara jika kerusakan terdapat pada as power steering, maka kalian perlu mempersiapkan anggaran dana mulai dari Rp 2.000.000.

2. Power Steering Elektrik

Cukup berbeda dengan power steering hidrolik, besaran biaya service power steering tipe elektrik akan jauh lebih besar. Untuk mobil tipe sedan, umumnya bengkel resmi ataupun umum akan mematok ongkos jasa service mulai dari Rp 850.000 hingga Rp 1.100.000 dan mobil tipe MPV seperti Toyota Avanza serta Nissan Livina akan dikenai biaya sekitar Rp 950.000 hingga Rp 1.200.000.

Sedangkan untuk mobil tipe SUV dan model-model lainnya, biasanya pada bengkel mematok biaya service power steering elektrik lebih tinggi. Dimana besaran biaya perbaikan tersebut nantinya ditentukan berdasarkan jenis kerusakannya. Namun, jika power steering sudah mengalami kerusakan fatal, maka saran kami sebaiknya ganti dengan yang baru.

Tips Merawat Power Steering

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai biaya service power steering untuk semua tipe mobil, entah itu power steering hidrolik ataupun elektrik. Nah, supaya salah satu komponen sistem kendaraan tersebut bisa awet dan tahan lama, ada baiknya ikuti beberapa tips atau cara perawatannya di bawah ini.

  • Hindari jalan rusak atau berlubang.
  • Hindari jalanan banjir.
  • Selalu ingat usia pemakaian power steering.
  • Sebaiknya pemakaian jangan melebihi 100.000 km.
  • Hindari ban berbelok saat parkir.
  • Putarlah kemudi dalam kecepatan sedang.
  • Hindari memutar setir penuh dalam waktu lama.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa kerusakan sistem power steering mobil sebenarnya bisa berasal dari berbagai macam faktor. Untuk besaran biaya service atau perbaikannya sendiri sangat bervariasi, tergantung pada jenis kerusakan, tipe mobil dan lain sebagainya.

Demikian sekiranya penjelasan dari Biayatarif seputar biaya service power steering untuk semua tipe mobil di bengkel resmi ataupun umum. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin memperbaiki kerusakan power steering di bengkel terdekat.

Advertisements
Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.