Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

√ Biaya Tes TORCH di Pramita 2022 : Prosedur & Efek Samping

Biaya Tes TORCH di Pramita
Advertisements

Biaya Tes TORCH di Pramita – TORCH atau terkadang disebut juga dengan TORCHS merupakan singkatan dari berbagai macam nama jenis penyakit infeksi, mulai dari Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex virus serta sifilis. Dimana tujuan utama tes TORCH yaitu untuk mendeteksi penyakit tersebut dan mencegah penularan maupun komplikasi pada janin di dalam kandungan.

Umumnya tes TORCH dilakukan sebagai salah satu bentuk skrining awal infeksi dengan mendeteksi kadar antibodi bernama imunoglobulin di dalam tubuh seseorang. Adapun antibodi sendiri merupakan protein yang dibentuk oleh sistem kekebalan tubuh manusia ketika terdapat sebuah bakteri, virus hingga benda asing menjangkiti tubuh.

Untungnya di Indonesia saat ini pemeriksaan TORCH sudah dapat dilakukan di berbagai macam tempat pelayanan kesehatan, salah satunya yaitu Klinik Laboratorium Pramita. Akan tetapi, pastinya setiap cabang Klinik Laboratorium Pramita memiliki ketentuan mengenai tarif atau harga yang harus dibayarkan oleh para pasiennya.

Advertisements

Maka dari itu, jika kalian berencana menjalani pemeriksaan TORCH di Klinik Laboratorium Pramita terdekat, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu besaran biayanya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan membahas secara tuntas mengenai biaya tes TORCH di Pramita semua cabang dilengkapi prosedur hingga risikonya.

Advertisements

Manfaat Tes TORCH

Manfaat Tes TORCH
Advertisements

Sebelum membahas poin utama mengenai biaya tes TORCH di Klinik Lab Pramita lebih lanjut, alangkah baiknya pahami terlebih dahulu sekilas manfaatnya. Seperti sudah disinggung sebelumnya, pemeriksaan TORCH dianjurkan untuk dilakukan seseorang khususnya ibu hamil guna mengetahui apakah terdapat infeksi atau virus di dalam tubuhnya.

Apabila ibu hamil terpapar infeksi virus seperti Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus serta Herpes simplex selama masa kehamilan, maka janin di dalam kandungan juga berisiko tinggi untuk terinfeksi. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya janin lebih rentan terkena ataupun terjangkit infeksi pada usia mulai dari 3 sampai 4 bulan kehamilan.

Indikasi Pemeriksaan TORCH

Pada poin sebelumnya sudah dijelaskan bahwa tes TORCH sangat direkomendasikan untuk dilakukan oleh ibu hamil. Biasanya pemeriksaan TORCH sendiri dilakukan oleh ibu hamil saat kehamilan pertama. Sementara tes berikutnya dapat dilakukan jika calon ibu mengalami beberapa gejala infeksi selama masa kehamilan.

Selain itu, biasanya tes TORCH juga akan dilakukan apabila bayi menunjukan gejala atau tanda-tanda terinfeksi. Daripada penasaran, di bawah ini akan kami jelaskan secara lengkap mengenai indikasi ataupun waktu ideal menjalani pemeriksaan TORCH di Klinik Laboratorium Pramita.

  • Ukuran tubuh bayi lebih kecil dibandingkan usia kehamilannya.
  • Mengalami masalah pendengaran (tuli).
  • Masa pertumbuhan menjadi terhambat.
  • Mengalami kejang-kejang.
  • Mengalami kelainan jantung.
  • Katarak.
  • Mengalami pembesaran hati ataupun limpa.
  • Kadar trombosit di dalam tubuh rendah.
  • Bayi kuning.

Prosedur Tes TORCH di Pramita

Prosedur Tes TORCH di Pramita

Perlu diketahui, secara garis besar prosedur pemeriksaan TORCH di Klinik Laboratorium Pramita tidak akan jauh berbeda seperti prosedur tes TORCH di Prodia. Dimana nantinya dokter akan mengecek kondisi kesehatan tubuh pasien melalui sampel darah. Agar lebih jelasnya, berikut adalah tata cara ataupun prosedur tes TORCH di Pramita.

  1. Langkah pertama, petugas medis membersihkan lokasi pengambilan darah di lengan pasien menggunakan cairan antiseptik.
  2. Kemudian lengan atas pasien diikat mengunakan perban elastis supaya aliran darah bisa terkumpul dan pembuluh darah vena mudah ditemukan.
  3. Jika vena sudah ketemu, petugas medis lalu menusukkan jarum suntik ke lengan pasien untuk mengambil sampel darah pasien.
  4. Petugas medis umumnya menggunakan tabung khusus di belakang jarum suntik guna menampung sampel darah pasien.
  5. Jika jumlah sampel darah pasien dirasa sudah mencukupi, maka petugas medis mulai melepas jarum suntik.
  6. Setelah itu langkah terakhir bekas luka suntikan di lengan pasien ditutup menggunakan perban.

Nantinya sampel darah pasien tersebut akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan ataupun penelitian terkait TORCH. Biasanya pasien akan diminta untuk menunggu sampai hasil pemeriksaan TORCH dari laboratorium keluar.

Biaya Tes TORCH di Pramita

Setelah mengetahui manfaat hingga prosedur tes TORCH di Klinik Laboratorium Pramita, selanjutnya kalian juga pastinya harus mengerti berapa besar tarif ataupun biayanya. Sebagai informasi tambahan, sebenarnya besaran biaya tes TORCH di Klinik Lab Pramita sedikit lebih mahal jika dibandingkan dengan harga tes TORCH di Kimia Farma.

Dimana untuk besaran biaya tes TORCH di Klinik Laboratorium Pramita sendiri sebenarnya hampir sama disetiap cabangnya, yaitu mulai dari Rp 4.151.000. Umumnya besaran harga pemeriksaan TORCH di Klinik Lab Pramita tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal seperti kelengkapan peralatan medis, adanya penyulit atau tidak hingga risiko pemeriksaannya.

Namun, di dalam biaya tes TORCH di Pramita ini juga sudah mencakup beberapa komponen seperti biaya administrasi pendaftaran pasien baru, konsultasi dokter hingga biaya obat-obatan apabila memang dibutuhkan. Saran kami sebaiknya persiapkan anggaran dana melebihi perkiraan di atas guna berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu pihak Klinik Pramita melakukan penyesuaian tarif pemeriksaan.

Risiko Tes TORCH di Pramita

Di atas sudah dibahas secara rinci mengenai besaran biaya tes TORCH di Klinik Lab Pramita dilengkapi manfaat hingga prosedurnya. Meskipun TORCH merupakan prosedur pemeriksaan aman untuk dilakukan, namun tetap saja bahwa tindakan tersebut memiliki efek samping atau risiko kepada para pasien ketika menjalaninya.

Sebagai bahan pertimbangan dan persiapan sebelum menjalaninya, di bawah ini akan kami berikan beberapa risiko tes TORCH.

  • Pasien mengalami pendarahan.
  • Pasien kehilangan kesadaran sementara atau pingsan.
  • Diperlukan cukup banyak suntikan dalam menemukan pembuluh darah vena.
  • Darah menumpuk di bawah kulit pasien sehingga menjadi lebam.
  • Pasien mengalami infeksi akibat luka suntikan.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa saat ini hampir semua cabang Klinik Laboratorium Pramita menyediakan layanan tes TORCH kepada para pasiennya. Sementara untuk besaran biayanya sendiri sebenarnya cukup bervariasi, tergantung pada beberapa faktor yang memengaruhinya.

Demikian sekiranya penjelasan dari Biayatarif seputar biaya tes TORCH di Pramita untuk semua cabang dilengkapi manfaat, prosedur hingga efek sampingnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin menjalani tes TORCH di Klinik Lab Pramita terdekat.

Advertisements
Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.