Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

2 Biaya Fisioterapi di Puskesmas 2022 : Pasien Umum & BPJS

Biaya Fisioterapi di Puskesmas

Biaya Fisioterapi di Puskesmas – Seperti diketahui, fisioterapi ialah sebuah prosedur medis yang berguna dalam mendukung proses pemeriksaan, evaluasi dan penanganan atas penyakit, cedera ataupun keterbatasan fisik seseorang. Fisioterapi juga kerap disebut dengan nama terapi fisik karena prosedurnya dilakukan melalui teknik pijatan atau olahraga.

Selain berguna untuk memulihkan gangguan atau permasalahan pada anggota gerak tubuh, fisioterapi juga sebenarnya dapat digunakan untuk langkah pencegahan cedera. Jadi, pada intinya apabila tubuh seseorang menderita penyakit atau cedera permanen, maka fisioterapi bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya, entah itu secara manual ataupun menggunakan alat.

Di Indonesia sendiri saat ini fisioterapi sudah bisa dilakukan di berbagai macam tempat pelayanan kesehatan, salah satunya yaitu faskes tingkat 1 seperti puskesmas. Akan tetapi, pastinya puskesmas setiap daerah di seluruh Indonesia memiliki ketentuan dan kebijakan terkait tarif atau harga yang perlu dibayarkan oleh pasien ketika menjalani fisioterapi.

Oleh sebab itu, jika diantara kalian berencana menjalani fisioterapi di puskesmas terdekat, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu berapa besar biayanya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai biaya fisioterapi di puskesmas semua daerah dilengkapi dengan prosedur hingga efek sampingnya.

Alasan Menjalani Fisioterapi

Seperti dijelaskan sebelumnya, tujuan utama menjalani fisioterapi yaitu untuk mengembalikan fungsi dan gerakan tubuh setelah mengalami cedera atau terserang penyakit. Namun, apabila seseorang mengalami cedera maupun penyakit permanen, maka fisioterapi bisa dimanfaatkan untuk meminimalisir dampaknya. Berikut adalah beberapa kondisi membutuhkan fisioterapi.

Kesehatan
  • Gangguan tulang belakang.
  • Radang sendi.
  • Kondisi pasca amputasi.
  • Cedera saat olahraga.
  • Kondisi pasca patah tulang.
  • Gangguan otak serta sistem saraf.
  • Gangguan jantung dan sirkulasi darah.
  • Gangguan sistem pernapasan.

Manfaat Fisioterapi

Manfaat Fisioterapi

Tidak hanya menyembuhkan anggota gerak tubuh dari cedera, fisioterapi juga sebenarnya bisa dilakukan ketika seseorang mengalami beberapa jenis penyakit. Oleh sebab itu, sebelum pembahasan poin utama mengenai biaya fisioterapi di puskesmas berlanjut, sebaiknya pahami sejumlah manfaat kegiatan medis tersebut di bawah ini.

  • Sakit punggung.
  • Nyeri sendi.
  • Terkilir.
  • Sakit lutut.
  • Gangguan saraf.
  • Pemulihan pasca pembedahan.
  • Pemulihan pasca serangan jantung.
  • Patah tulang.
  • Terapi pertumbuhan anak.
  • Penyakit Parkinson.
  • Multiple Sclerosis.
  • Pemulihan pasien stroke.
  • Pemulihan fungsi pernapasan.
  • Carpal tunnel syndrome.
  • Inkontinensia.
  • Kecelakaan kerja.

Prosedur Fisioterapi di Puskesmas

Selain harus mengetahui besaran biaya fisioterapi di puskesmas, kalian juga sebenarnya harus mengerti bagaimana prosedur pelaksanaannya. Di dalam prosedur pelaksanaan fisioterapi, dokter tidak hanya memberikan pelayanan dalam bentuk terapi manual atau fisik saja, namun juga memberikan saran kepada pasien terkait bagaimana cara menjalani pola hidup sehat, hampir sama seperti konsultasi ke psikolog.

Di puskesmas sendiri penanganan gangguan medis dengan fisioterapi terbagi ke dalam beberapa sesi yang sebelumnya sudah ditentukan oleh terapis berdasarkan tingkat keparahan permasalahannya. Secara garis besar, masing-masing sesi fisioterapi di puskesmas tersebut akan dijalani melalui tiga pendekatan utama, diantaranya yaitu seperti berikut ini.

  • Tahap awalan di dalam terapi manual, dokter atau terapis akan memberikan pijatan tubuh yang sakit guna membantu memperbaiki jaringan tubuh yang terganggu.
  • Kemudian ada pendekatan latihan fisik, pasien diminta untuk melakukan gerakan-gerakan secara berulang-ulang dalam jangka waktu tertentu.
  • Langkah akhir, dokter memberikan saran kepada pasien terkait cara menjalani pola hidup lebih sehat. Pasien juga akan diajari bagaimana cara membentuk postur tubuh ideal saat beraktivitas di keseharian. Tentunya latihan tersebut sangat penting dilakukan untuk mencegah sakit ataupun nyeri lebih parah di kemudian hari.

Biaya Fisioterapi di Puskesmas

Setelah mengetahui manfaat hingga prosedur fisioterapi di puskesmas, selanjutnya kalian juga harus mengerti berapa besar buaya atau tarif jasa pelayanannya. Sebagai informasi tambahan, besaran biaya fisioterapi di puskesmas tentunya akan jauh lebih murah dibandingkan tarif fisioterapi di rumah sakit ataupun klinik kesehatan.

Daripada penasaran, di bawah ini adalah rincian biaya fisioterapi di puskesmas seluruh Indonesia, entah itu bagi pasien umum ataupun BPJS.

Pasien Umum

Besaran biaya fisioterapi di puskesmas bagi pasien umum biasanya dibedakan menjadi beberapa kategori, tergantung pada jenis pelayanannya. Namun, syarat utama supaya bisa menjalani fisioterapi di puskesmas yaitu pasien harus memiliki surat pengantar dari dokter. Di bawah ini adalah daftar biaya fisioterapi di puskesmas bagi pasien umum.

Jenis FisioterapiBiaya
Terapi Latihan KecilRp 8.000
Terapi Latihan SedangRp 12.000
Terapi Latihan BesarRp 17.000
Infra RedRp 9.000
TENSRp 10.000
Massage BayiRp 12.000
Biaya fisioterapi di atas dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Pasien BPJS

Sama halnya seperti saat menjalani pemeriksaan mata di puskesmas, pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan juga berhak mendapatkan fasilitas tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis ketika hendak menjalani fisioterapi. Akan tetapi, pastinya untuk bisa mendapatkan fasilitas gratis tersebut pasien harus memenuhi sejumlah syarat beserta ketentuannya.

Risiko Fisioterapi di Puskesmas

Meskipun fisioterapi di puskesmas merupakan prosedur aman dilakukan, namun tetap saja bahwa kegiatan penanganan medis tersebut memiliki beberapa risiko atau efek samping kepada pasiennya. Adapun sejumlah risiko setelah menjalani fisioterapi di puskesmas tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • Kelelahan.
  • Rasa sakit selama ataupun setelah sesi fisioterapi.
  • Lemas pada otot.
  • Nyeri punggung.
  • Pembengkakan.
  • Mengalami masalah psiko-emosional.
  • Munculnya rasa cemas.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa saat ini hampir semua puskesmas di seluruh Indonesia sudah menyediakan layanan fisioterapi kepada para masyarakat. Akan tetapi, perlu diingat bahwa besaran tarif atau harga jasa pelayanan fisioterapi di atas bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Demikian sekiranya penjelasan dari Biayatarif seputar biaya fisioterapi di puskesmas semua daerah untuk pasien umum dan BPJS dilengkapi dengan manfaat, prosedur hingga efek sampingnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak menjalani fisioterapi di puskesmas terdekat.

Sofyan Seseorang Yang Ingin Membahagiakan Keluarga dan Kedua Orang Tuanya. Berusaha Menjadi Seseorang Yang Baik Untuk Sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.